Antara Fitnah Syahwat dan Fitnah Syubhat

Antara Fitnah Syahwat dan Fitnah Syubhat

بسم الله الرحمن الرحيم
إنَّ الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضلَّ له، ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلاَّ الله وحده لا شريك له وأشهد أنَّ محمداً عبده ورسوله. فإن أصدق الحديث كتاب الله وخير الهدي هدي محمد ، وشر الأمور محدثاتها وكل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار .

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada Rasulullah
صلي الله عليه وسلم Wa Ba’du :

Allah سبحانه و تعالي memberitakan tentang perkataan Iblis di dalam Al-Qur’an :

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

“Iblis berkata : Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlish di antara mereka”  (Qs.Shaad : 82-83)

Manusia (termasuk kita) senantiasa hidup dalam intaian penyesatan Iblis.  Ia berusaha menyesatkan manusia (termasuk kita) dengan berbagai macam cara, termasuk dengan menggulirkan fitnah, dan fitnah itu di antaranya adalah fitnah syahwat dan syubhat.

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda :

إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَ فُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْفِتَنِ

“Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kalian adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kalian dan pada kemaluan kalian serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.”  (HR Ahmad dari Abu Barzah Al-Aslami. Dishohihkan oleh Syaikh Badrul Badr dalam ta’liq Kasyful-Kurbah, hal.21)

Dalam hadits di atas disebutkan tentang fitnah nafsu perut dan kemaluan yang merupakan bagian fitnah syahwat, dan juga disebutkan tentang fitnah-fitnah yang menyesatkan, itulah fitnah syubuhat.

Penulis pernah tahu tentang seorang ibu yang sering risau dengan keadaan anak laki-lakinya yang sudah cukup dewasa, belum menikah, kesehariannya hanya bergaul dengan pemuda-pemuda jalanan, sering mabuk minuman keras dan jauh dari sholat.
Suatu ketika anaknya ikut pengajian, yaitu pengajian belajar pemahaman Al-Qur’an.  Tidak terlalu lama kemudian, anaknya kelihatan berubah.  Teman-teman bergaulnya mulai dijauhi, tidak lagi mabuk minuman keras dan ia mulai mau melakukan sholat.
Ibu dan bapaknya merasa senang, anaknya telah ‘Islami’.
Beberapa tahun kemudian muncullah ribut-ribut bahwa pengajian itu bukan pengajian ‘wajar’.  Terbongkarlah faham-faham yang ‘tidak wajar’ seperti faham takfir (pengkafiran terhadap orang Islam yang lain secara tidak haq), tidak sholat jum’at, menikah tanpa wali yang haq, dan lain-lain.
Sang ibu dan sang bapak yang sudah merasa senang dengan perubahan anaknya jadi bingung harus bagaimana…sebab sang anak kini sudah menjadi keras mengikut kelompok pengajiannya dan menganggap salah siapapun yang tidak sesuai dengan fahamnya….

Inilah kasus di mana seseorang (yaitu sang anak) terlibat dalam dua macam fitnah. Pertama ia terlibat dalam fitnah syahwat, dan setelah itu ia lepas dari fitnah syahwatnya dan beralih ke fitnah syubhat.  Manakah yang lebih mendingan?

Fitnah syahwat

Fitnah syahwat adalah segala sesuatu fitnah yang berhubungan dengan kesukaan/kecintaan, selera, keinginan yang diikuti hingga menyimpang dari syariat. Hal-hal yang bisa menjerumuskan ke dalam fitnah syahwat sangat banyak.   Allah سبحانه و تعالي berfirman :

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَاْلأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَئَابِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.  Itulah kesenangan hidup di dunia ; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Qs.Ali Imran : 14)

Apa-apa yang Allah sebutkan dalam ayat di atas adalah hal-hal yang wajar dalam kehidupan manusia, akan tetapi bisa menjadi sumber fitnah syahwat bagi manusia (termasuk kita), yaitu ketika kecintaan atau kesukaan akan hal-hal itu menjadikan menyimpang dari jalan Allah atau menjadikan keluar dari batasan syariat.
Fitnah syahwat yang terbesar bagi laki-laki adalah fitnah wanita.  Itulah sebabnya disebutkan pada ayat di atas dengan urutan penyebutan pertama.   Setelah itu menyusul fitnah karena anak/keturunan, fitnah harta, kendaraan, ternak, tanah yang luas dan seterusnya.
Keinginan berkuasa, keinginan memimpin, keinginan berkarir tinggi, keinginan naik pangkat bahkan keinginan dapat titel haji sehingga dihormati orang kampung adalah termasuk hal-hal yang bisa menjerumuskan ke dalam fitnah syahwat juga.  Akibat terjerumus ke dalam fitnah syahwat, seseorang akan bergelimang dengan perbuatan-perbuatan maksiat.

Ibnul Qoyyim رحمه الله mengatakan : “Maka dengan kesempurnaan akal dan kesabaran, fitnah syahwat akan ditolak” (Mawaaridul Aman)

Aku berlindung kepada Allah سبحانه و تعالي dari fitnah syahwat yang manapun…
Semoga Allah senantiasa menjadikanku berfikir sehat dan diteguhkan kesabaran
Tak ada yang mampu menjauh dari fitnah kecuali atas pertolongan dan perlindungan Allah عز‏وجل ….

Fitnah syubhat

Syubhat berarti samar, tidak jelas, kabur.  Dalam suatu istilah ia juga bisa berarti rancu atau kacau.
Fitnah syubuhat adalah fitnah-fitnah yang berhubungan dengan hati/kulub sehingga menjadikan hati/kulub memahami hal yang tidak jelas kebenarannya, atau rancu pemahamannya, atau salah.  Fitnah syubhat menjadikan kulub meyakini hal-hal yang tidak benar, terjangkit penyakit-penyakit kulub hingga bisa terjatuh dalam kekufuran.
Fitnah syubhat bisa terjadi karena adanya pemikiran yang menyimpang, kebodohan terhadap ilmu atau mengikuti hawa nafsu.

Seseorang yang terkena fitnah syubhat, kulubnya akan mempercayai dan meyakini hal-hal yang salah karena ilmunya telah menjadi rusak.  Awalnya dia mulai meragukan hal yang benar, lama kelamaan dia akan menganggap bahwa yang benar itu adalah kurang tepat, lalu meningkat menganggap bahwa yang benar itu adalah salah, dan bersamaan dengan itu diapun kemudian jadi menganggap bahwa yang salah dan bathil justeru adalah suatu kebenaran, suatu yang haq.
Akibat terjerumus ke dalam fitnah syubhat, seseorang akan menganut faham-faham syubhat, faham-faham bid’ah.  Dia akan menjadi seorang ahlul-bid’ah.

Fitnah syubhat merusak sesuatu yang paling esensial dalam diri seorang manusia, yaitu hati/kulub.  Bagaimanakah jika kulub seseorang telah rusak?

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda :

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ingatlah, di dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya, jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya.  Ingatlah, dia adalah kulub (hati).”  (HR Bukhori-Muslim)

Kulub yang rusak mempengaruhi seluruh tubuh. Semua perbuatan yang diperbuat oleh anggota-anggota tubuhnya hanyalah amalan-amalan rusak tak berguna, karena dibangun di atas keyakinan kulub yang menyimpang dan sesat.

Ibnul Qoyyim رحمه الله mengatakan : “Dan dengan kesempurnaan ilmu dan keyakinan, fitnah syubhat akan ditolak”  (Mawaaridul Aman)

Aku berlindung kepada Allah سبحانه و تعالي dari fitnah syubhat…
Semoga Allah memberikan ilmu yang baik yang membuatku senantiasa yakin dengan yang haq
Tak ada yang mampu menjauh dari fitnah kecuali atas pertolongan dan perlindungan Allah عز‏وجل ….

Terfitnah syahwat dan terfitnah syubhat

Banyak orang telah terkena fitnah syahwat, dan banyak juga orang yang telah terjerumus ke dalam fitnah syubhat.
Adakah orang yang telah terkena fitnah syahwat lantas terjerumus pula ke dalam fitnah syubhat?

Jika anda seorang yang ingin berkuasa, ingin mempunyai pengikut-pengikut yang banyak untuk mendukung anda mewujudkan keinginan anda itu
Lalu anda memperturutkan hawa nafsu dalam memahami kebenaran tanpa terbimbing dan tanpa ilmu yang haq yang ada pada anda, maka masuklah anda ke dalam alam faham bid’ah
kemudian anda berusaha mempengaruhi orang-orang untuk mewujudkan keinginan anda,
Tahukah anda…
Anda telah terfitnah syahwat dan terfitnah syubhat…

Atau jika anda adalah seseorang yang punya posisi di sebuah kelompok ahli bid’ah
Lalu Allah datangkan hujjah yang jelas kepada anda melalui berbagai cara hingga hati anda mengakui kesalahan anda dan penyimpangan kelompok anda
Tapi anda kesampingkan hujjah yang telah Allah datangkan kepada anda karena anda masih suka dengan posisi anda di kelompok anda yang telah anda tahu penyimpangannya itu
Tahukah anda…
Anda telah terfitnah syahwat dan terfitnah syubhat…

Atau jika anda adalah seorang mantan petinggi di sebuah sekte ahlul-bid’ah, lalu anda terlempar dari sekte itu, kemudian anda “penasaran” ingin tetap jadi pemimpin dan lalu anda membuat kelompok baru dengan mencari pengikut-pengikut di mana anda sekarang yang menjadi pemimpinnya,
Tahukah anda…
Anda juga telah terfitnah syahwat dan terfitnah syubhat…

Menjauhlah dari fitnah syahwat dan fitnah syubhat…
Jangan memilih salah satu dari keduanya
Kalaupun anda harus memilih…tetaplah untuk tidak memilih
Tapi memohonlah kepada Allah dengan pengharapan yang sangat, agar tidak pernah sekalipun terjerumus ke dalam fitnah syubhat faham bid’ah…

Alangkah malangnya seorang ibu yang diceritakan di awal tulisan di atas

Ketika tetangganya bertanya : “Bu…anaknya sekarang sudah insaf ya.  Sudah tidak nongkrong-nongkrong dan tidak mabuk-mabukan lagi..?

Ibu itu kemudian menjawab : “Iya…sekarang anak saya memang sudah tidak nongkrong-nongkrong dan tidak mabuk-mabukan lagi.  Tapi sekarang dia mengkafirkan ibunya, mengkafirkan bapaknya, mengkafirkan sanak familinya dan mengkafirkan semua orang yang tidak sefaham dengan kelompoknya…..

للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ
مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَْيتَنا ، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمة ، إِنّكَ أنتَ الوَّهابُ
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
َاللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ وَالأَبْصَارِ ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين.

Al-Faqir, hamba Allah

Tentang Al-Faqir

Al-Faqir, hamba Allah
Pos ini dipublikasikan di belajar islam, belajar tafsir, Islam, kelompok Islam, Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Antara Fitnah Syahwat dan Fitnah Syubhat

  1. anto berkata:

    Assalamu ‘alaikum wr wb
    semoga Alloh menjauhkan kita dari fitnah syahwat dan fitnah syubhat
    ana mau tanya sama akhi admin
    -bagaimana pandangan antum terhadap status keislaman penguasa yang membuat dan menegakkan hukum buatan manusia,tawaliy kepada negara kafir yg sangat memusuhi islam dan mendukung kemusyrikan,,,tetapi ia (penguasa) bersyahadat,mengaku muslim dan masih sholat?

  2. Abu Ida berkata:

    Fitnah Syahwat Apa’an ?
    Yang ada itu Nikmat..
    Aden lewati prosedur yang bener ko’..
    Aden nikahi gadis mantan murid dengan wali bapak kandungnya..
    Inyo sudah ikutan Halakat..
    Salah sendiri mengapa kao memakai uang “Ahlul Qiroz”..
    Bukankah sudah Aden katakan tentang kemandirian..
    Kao masih bilang tak punya uang..
    Bukankah kao sudah melanggar QS 60:10..
    Malah sempat kao bawa lari anak pula..
    Maka kao lebih layak disebut kafir..
    Jangan lagi dekati anak2..
    Mereka bukan anak kao lagi..
    Jangan dekati rumah dan kebun istri baru Aden lagi..
    ( Kira2 begitu jawab Abu Marqissa, sayangnya Abu Marqissa gaptek,
    dan sibuk melayani pemimpin. Tak sempat pula menafkahi istri.
    Jadi dia gak akan menjawab disini.
    Lagipula internet sudah diharamkan oleh pemimpin.
    … Afwan Ummu Marqissa, … ini sekedar untuk mengetuk hati teman-teman mu
    yang masih takut untuk meninggalkan sekte sesat itu..
    Bahwa kepahaman yang mereka ajarkan itu sudah dzolim luar biasa..
    hingga menghancurkan banyak keluarga2 Marqissa2 yang lain .)

  3. ummu marqisa berkata:

    Aku belindung kepada ALLOH dari syaithon yg dirajam..dari sifat membesar diri..karena hamba kecil dan ENGKAU MAHA BESAR.ALLOH mengajarkan untuk memaafkan manusia..maka abu ida dimaafkan.sepertinya abu ida mengetahui kisah tsb.saya jd tersenyum baca kronologi yg anda gambarkan.sepertinya anda juga kenal dekat dgn abu mar-qis-sa.saya jg merasa lucu sdh tidak diperbolehkan datng kekebun mrk untuk menyayangi anak2..atau ikut minum disumurnya.padahal saya juga dulu ikut membuat sumur tersebut,zaman begini masih diberi pengalaman buat sumur..nanam padi..cari rumput buat kambingnya.ALHAMDULILLAH.

  4. anto berkata:

    Assalamu alaikum
    ummu marqissa anti tinggal dimana?apakah di bandung?

    • ummu marqisa berkata:

      wa’alaikumsalam warahmatulloh..
      sebelumnya saya tinggal dibandung..sekarang tinggal dgn ibu yg dulu saya bersikap acuh dgn beliau.astagfirulloh..ampuni dosaku terhadap ibuku wahai ALLOH YG MAHA PENGAMPUN..buat teman yg masih bersikap keras thd orang tua.segeralah bertaubat sebelum terlambat dan menyesal.minta maaflah kepada ortu dan sayangilah mereka sbgm mrk menyayangi kita tanpa batas.saya bersyukur sempat meminta maaf kpd bapak saya dan merawat beliau 26 hari sakit kmdian meninggal.Banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan.selama bapak sakit beliau tak pernah mencela ALLOH atas sakitnya.bahkan ketika saya memberi air kelapa untuk minum beliau..bapakku berkata..HEBAT ALLOH.. air kelapanya lezat.memastikan dirinya kalau Rasululloh adalah manusia yg diikut.slalu menangis memohon ampun kpd ALLOH..dgn tangisan yg mengharu padahal bapak ku blm pernah menangis sblmnya.menyuruh menshodaqohkan hartanya..sampai hari inipun saya menyesal kenapa hanya sebentar berbuat baik kpd beliau..hanya doalah yg pada hari ini bisa saya berikan untuk bapakku.YA..ALLOH AMPUNI DOSA2 BAPAK KU ,LAPANGKAN KUBURNYA MUDAHKAN HISABNYA DAN BERILAH TEMPAT YG BAIK DISISI ENGKAU.ALFATIHAH.minta doanya juga dari temen2 yg membaca blog ini

  5. Abu Ahmad berkata:

    bismillah,
    Untuk para penuntut ilmu,ada nasehat supaya tdk terkena fitnah syahwat dan syubhat,hendaknya kita memperhatikan hal-hal yg harus dijauhi ketika menuntut ilmu.diantaranya:
    -sifat HASAD/dengki,
    -berFATWA TANPA ILMU,
    -SOMBONG,
    -TASHADDUR/ tampil sebelum waktunya(hendaknya memantapkan ilmu dan amal sblm berdakwah),
    -ber-SU’UDZON,
    -TA’ASHUB(sikap fanatik kpd guru,golongan,organisasi tertentu,syi’ar2 tertentu).
    (disarikan dari Kitabul ‘ilmi hal 71-83 dalam asysyariah.com)

  6. Ummu Khonsa berkata:

    Saya kok nangis yah Baca Kisah Ummu marqisa ..seperti berkaca pada diri sendiri ..T_T
    Sesuatu yang Hebat telah terjadi Pada perjalanan Hidup Kita ….Insya Alloh Akan Manis Pada Waktunya Bi Iznillah ..

    • ummu marqisa berkata:

      Bismillahirrohmanirrohim…ya..ummu khonsa..saya belum pernah bertemu anda,hanya mendengar kisah anda..semoga ALLOH SWT mengampuni dosa2 kita dan memahamkan kita dgn pengajaran dlm kehidupan.bisakah kita silaturahim minimal via jalur udara.

  7. Salim al-Batamy berkata:

    qola Allahu Ta’ala:qul yaa ‘ibaadiyalladziina asrofuu ‘alaa anfusihim laa taqnathuu mirrahmatillah.Innallaha yaghfirudz-dzunuuba jamii’aa.innahu huwal-ghofuurur-rohiim.(QS.Az-Zumar:53) wa qola Azza wa Jalla:” Innallaha laa yaghfiru an yusyroka bihi wa yaghfiru maa duuna dzalika liman yasyaa u,wa man yusyrik billah faqod iftaroo itsman ‘azhiima.”(QS.An-Nisaa’:48)

    Semoga Allah mengampuni kita smua.dan membimbing kita ke jalan yang lurus,dan menjauhkan dari dosa-dosa karena syahwat dan syubhat.
    Penting bagi langkah kita utk meniti jalan tsb,dgn ilmu yg lurus dan bangkit dari kejahilan dan kelalaian kita terhadap ilmu diin.karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan tentang obat dari penyakit umatnya(kehinaan yg Allah timpakan karena maksiat yg diperbuat) yaitu kembali (mempelajari dan mengamalkan dgn benar) diin kalian(yaitu Islam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s