Pengajian belajar Al-Qur’an

Hati hati terhadap ajakan belajar pemahaman Al Qur’an

بسم الله الرحمن الرحيم
إنَّ الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضلَّ له، ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلاَّ الله وحده لا شريك له وأشهد أنَّ محمداً عبده ورسوله. فإن أصدق الحديث كتاب الله وخير الهدي هدي محمد ، وشر الأمور محدثاتها وكل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار .

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada Rasulullah صلي الله عليه وسلم Wa Ba’du :

Setiap orang yang ingin baik, pasti dia akan mencari kebaikan itu dengan berusaha mengikuti sumber-sumber kebenaran yang ada.
Allah سبحانه و تعالي telah mengutus seorang Rasul terakhir, Muhammad صلي الله عليه وسلم menyampaikan risalah Yang Haq, membawa ajaran-ajaran kebaikan yang dicari oleh semua manusia yang menginginkan kebaikan. Bersama Rasulullah, Allah bangkitkan para sahabatnya sebagai para pengikut pertama dan untuk menyertainya dalam mengemban risalah kenabian. Maka tersebarlah ajaran Islam kepada ummat manusia.

Sepeninggal Rasulullah صلي الله عليه وسلم , Islam dilanjutkan penyebarannya kepada manusia melalui para sahabatnya, dan merekalah saksi hidup ajaran yang telah diturunkan dari Allah kepada manusia melalui RasulNya. Mereka kemudian mengajarkan ajaran Islam ini kepada generasi selanjutnya, yaitu generasi thobi’in, generasi thobi’ut-thobi’in, dan seterusnya hingga sampailah ajaran Islam ini kepada manusia di masa sekarang.

Sepanjang sejarah, penyimpangan-penyimpangan terhadap ajaran Islam yang lurus banyak terjadi. Muncullah para ulama yang Allah senantiasa bangkitkan setiap seratus tahun untuk membersihkan ajaran Islam dari penyimpangan-penyimpangan ahlul-bid’ah yang merusak ajaran dan menyesatkan.

Sekelumit tentang penyimpangan ajaran Islam beserta sanggahan para ulama disampaikan dalam tulisan-tulisan sederhana di sini, dari orang yang belum banyak berilmu, Al-Faqir, sekedar memberikan peringatan kepada yang sempat membaca tulisan-tulisan ini agar tidak terperangkap sebagaimana yang pernah dialami oleh penulis.

Adalah sangat penting bagi para pembaca untuk mengikutinya meskipun sekedar untuk tahu, mengingat akidah Islam yang lurus adalah modal utama dalam beragama. Tanpa akidah yang lurus, amalan apapun yang diperbuat mengatasnamakan Islam akan terancam tidak berguna bahkan justeru bisa terancam masuk ke neraka.
Amar-ma’ruf nahi munkar adalah aktivitas setiap muslim yang beriman dengan baik.
Ingatkanlah sanak-keluarga, teman-teman, tetangga, dan kenalan-kenalan anda dari jeratan kelompok-kelompok sempalan berbaju Islam kaffah, yang sekilas diulas di blog ini. Mereka mengajak belajar pemahaman Al-Qur’an, mengajak belajar Islam, mengatakan mengikut kepada Al-Qur’an dan hadits, akan tetapi ternyata justeru semakin menjauhkan dari ajaran Al-Qur’an, ajaran Islam dan ajaran Rasulullah di dalam hadits-haditsnya.  Apa yang mereka ajarkan dari ayat-ayat Al-Qur’an sesungguhnya adalah faham-faham ta’wil mereka sendiri yang banyak menyimpang, sebagiannya diulas di dalam blog ini (lihat : DAFTAR TULISAN).

Sungguh, telah banyak orang yang terjerumus dan keluar dari fithrahnya sebagai seorang manusia dan sebagai seorang muslim yang benar.
Telah banyak isteri yang meninggalkan suaminya, telah banyak anak yang mendurhakai orang-tuanya, telah banyak keluarga yang terpecah-belah, telah banyak seorang teman yang telah menjadi musuh bagi teman lainnya, telah banyak orang yang baik menjadi pembenci para tetangganya. Semua itu karena faham yang keliru tanpa dalil-dalil yang benar, yang di-doktrinkan oleh kelompok-kelompok sempalan ini.
Sungguh, penulis telah mengalami dan merasakan, adalah tahun-tahun yang berat ketika kehilangan pandangan yang lurus, terbutakan dengan faham-faham syubhat yang jauh dari bimbingan para ulama yang benar….

Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk yang lurus kepada kaum muslimin di manapun ia berada.

Al-Faqir, hamba Allah.

Tentang Al-Faqir

Al-Faqir, hamba Allah
Pos ini dipublikasikan di belajar islam, belajar tafsir, Islam, kelompok Islam dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Pengajian belajar Al-Qur’an

  1. Al Maghazi berkata:

    Berikut ini kami kutipkan fatwa ulama’ Saudi yang diketuai Syaikh Bin Baz tentang keharaman penerjemahan Al-Qur’an secara harfiyah yang kami copykan dari situs resmi penerbitan Al Qur’an di Madina Al Munawwarah; http://www.qurancomplex.org/:
    Tajuk fatwa :     Hukum Menerjemahkan Al Qur’an
    Nomor fatwa :     42
    Tanggal penambahan :     Kamis 5 Jumadilakhir  1425 H.  bertepatan dengan  22 Juli 2004 M.
     Pihak pemberi fatwa :     Fatwa Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
    Sumber fatwa :     Fatwa nomor: 833, jilid 4, halaman 132
    السؤال:ترجمة القرآن، أو بعض آياته إلى لغة أجنبية، أو أعجمية بقصد نشر الدعوة الإسلامية الحـقة في غير بلاد المسلمين، هل في هذا العمل ما يخالف الشرع والدين؟الجواب :الحـمد لله وحـده، والصلاة والسلام على رسـوله وآله وصحبه ، وبعد: .ترجمة القرآن، أو بعض آياته والتعبير عن جميع المعاني المقصود إليها من ذلك غير ممكن، وترجمته -أو بعض آياته- ترجمة حرفية غير جائزة؛ لما فيها من إحالة المعاني وتحريفها. .أما ترجمة الإنسان ما فهمه من معنى آية، أو أكثر وتعبيره عما فهمه من أحكامه وآدابه بلغة إنجليزية، أو فرنسية، أو فارسية- مثلا- لينشر ما فهمه من القرآن، ويدعو الناس إليه، فهو جائز، كما يفسر الإنسان ما فهمه من القرآن، أو آيات منه باللغة العربية، وذلك بشرط: أن يكون أهلا لتفسير القرآن، وعنده قدرة على التعبير عما فهمه من الأحكام والآداب بدقة. .فمن لم تكن لديه وسائل تعينه على فهم القرآن، أو لم يكن لديه اقتدار على التعبير عنه بلغة عربية أو غير عربية تعبيرًا دقيقًا، فلا يجوز له التعرض لذلك؛ خشية أن يحرف كتاب الله عن مواضعه، فينعكس عليه قصده المعروف منكرًا، وإرادته الإحسان إساءة. .وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
    Artinya :
    Soal : Menerjemahkan Al-Qur’an atau beberapa ayat ke dalam bahasa asing, untuk menyebarkan dakwah Islam yang benar ke negara-negara Non Muslim. Apakah usaha ini menyalahi syari’at dan agama?
    Jawab : Segala puji hanyalah bagi Allah. Shalawat serta salam kita tujukan kepada Nabi Muhammad Saw., keluarganya dan sahabat-sahabatnya.Menerjemahkan Al-Qur’an atau beberapa ayat, untuk menjelaskan yang dimaksud Al-Qur’an secara utuh, tidak mungkin. Oleh karena itu, menerjemahkan Al-Qur’an atau beberapa ayat secara harfiyah tidak boleh, sebab hal ini dapat menyebabkan pengertian yang salah, dan penyimpangan dari maksud sebenarnya.Seseorang menerjemahkan suatu ayat atau lebih yang dipahaminya, dan menjelaskan hukum serta tuntunan Al-Qur’an yang dipahaminya dalam bahasa Inggris, Prancis atau Persia, untuk menyebarkan pengertian Al-Qur’an yang dipahaminya, dan mengajak manusia kepada Al-Qur’an. Hal demikian dibolehkan, sebagaimana orang menafsirkan Al-Qur’an atau beberapa ayat yang dipahaminya dalam bahasa Arab.
    Akan tetapi yang bersangkutan harus memenuhi syarat sebagai : ahli tafsir Al-Qur’an, mampu menjelaskan aspek hukum dan tuntunan Al-Qur’an secara cermat dengan pemahaman yang diperolehnya dari Al-Qur’an.
    Maka siapa saja yang tidak memenuhi persyaratan ini, atau tidak memiliki kemampuan untuk menjelaskan maksud Al-Qur’an, baik dalam bahasa Arab atau Non Arab secara cermat, maka dia tidak boleh melakukan usaha ini. Karena dikhawatirkan merubah makna Al-Qur’an dari maksud yang sebenarnya, sehingga yang semula maksudnya baik menjadi tidak baik. Dan keinginannya yang semula baik menjadi buruk. 
    Wa billahi taufik, semoga Allah memberi taufik. Semoga Rahmat Allah terlimpah kepada Nabi kita Muhammad Saw., keluarganya dan sahabat-sahabatnya.     
    Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa, Arab Saudi 
    Anggota: Abdullah bin Mani’
    Anggota: Abdullah bin Ghadyan
    Wakil Ketua: Abdul Razzaq Afifi
    Ketua: Abdul Aziz bin Baz
    (qurancomplex.org)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s